Rabu, 03 Agustus 2011

Rapat Persiapan Reuni Akbar SMA 8

Pekanbaru - Panitia reuni smun 8 Pekanbaru sedang bersilaturrahim dengan Lukman Edy di kediaman beliau sekaligus rapat persiapan reuni akbar sma 8 pada tanggal 4 november 2011 di Pekanbaru.

Juru bicara reuni akbar smu 8 Fauzan Alkampari menyatakan dalam rilisnya kemaren bahwa rencana Reuni akbar smu 8 yg semula direncanakan tanggal 3 september 2011 ditunda hingga tanggal 4 november 2011 sehari menjelang hari raya idhul adha. Penundaan ini dikarenakan masalah tehnis tentang kesiapan panitia termasuk sebagai akibat dari keputusan pilkada ulang kota pekanbaru. Sebahagian dari panitia adalah tim sukses pasangan BERSERI maupun PAS sehingga beberapa kegiatan kepanitiaan terganggu oleh kesibukan teman-teman yg menjadi tim sukses kedua pasangan cawako dan cawawako pekanbaru. Hal senada juga disampaikan oleh ketua stering komite Firdaus, SE, MM sembari menambahkan bahwa acara reuni akbar akan dilaksanakan di hotel premier dengan melibatkan alumni diseluruh Indonesia yg diperkirakan konfirmasi kehadiran sekitar 2500 orang. Dipilihnya Pelaksanaan tanggal 4 november atau sehari sebelum idhul adha adalah hasil kesepakatan dan perkiraan kemungkinan para alumni bisa hadir dan pulang ke Pekanbaru karena berdekatan dengan hari libur.

Penanggungjawab acara Edy Iskandar Silalahi menambahkan acara terdiri atas launching masterplan, maket, dan video 3 D SMA 8 Beyond, pidato kebudayaan Gubernur Riau, peresmian gedung baru SMU 8 dan peletakan batu pertama Student Islamic Center serta Mini Stadium. Disamping itu juga diisi dengan penampilan kesenian dan kebudayaan siswa-siswa SMU 8, kemudian ditutup dengan penampilan Geisha Band dan Wali Band. Lukman Edy yg juga seorang alumni SMU 8 ketika ditemui panitia dikediamannya mengatakan beliau menyambut baik acara ini dan akan mengajak rekan-rekannya untuk beramai-ramai mensuksekan acara reuni tersebut. Fauzan Alkampari kembali menambahkan panitia menyiapkan media informasi dan komunikasi acara reuni Akbar melalui :

blog Mading Online 4968
http://alumni4968.madingonline.net

grup facebook Alumni 4968 Pekanbaru
http://www.facebook.com/Alumni4968

Disamping itu bisa juga melalui contak person ke :
Firdaus SE, MM (0811751236);
fauzan alkampari (08126844881)
Bastian (081275715466)
Edi Iskandar (081378040607)
faisal aswan (0811762208)

Alumni 4968




Alumni4968.madingonline.net
READ MORE - Rapat Persiapan Reuni Akbar SMA 8

Jumat, 29 April 2011

Mars Pendidikan Lingkungan Hidup SMAN 8 Pekanbaru

Mars Pendidikan Lingkungan Hidup SMAN 8 Pekanbaru
Pekanbaru 11 Desember 2008

karya/ciptaan Drs. Oan Hasanuddin, RO., Akp., MA.
Arransemen : F. Ilham S.Pd

Lirik dan Lagu Mars Pendidikan Lingkungan Hidup SMAN 8 Pekanbaru

Tuhan ciptakan alam nan indah
Manusia penerima amanah
Wahana karya bernilai ibadah
Ambil manfaat jangan serakah

Karya agung-Nya teramat luhur
Semua makhluk hidup makmur
Amal berkah tumbuh subur
Jagat raya sujud syukur

Buma Buha Mata
Buka Mata Buka Hati
Memelihara Alam Titipan Allah

Buma Buha Mata
Buka Mata Buka Hati
Memelihara Alam Titipan Allah

Jagalah mata, jagalah hati
Ayunkan tangan, langkahkan kaki
Memelihara alam titipan Illahi
Cermin insan khalifah Fil-ardhi

Karena ulah tangan manusia
Darat dan laut rusak binasa
Warisan anak cucu tak tersisa
Bencana alam dimana-mana

Buma Buha Mata
Buka Mata Buka Hati
Memelihara Alam Titipan Allah

Buma Buha Mata
Buka Mata Buka Hati
Memelihara Alam Titipan Allah

Jagalah mata, jagalah hati
Ayunkan tangan, langkahkan kaki
Memelihara alam titipan Illahi
Cermin insan khalifah Fil-ardhi

Jiwa siswa SMA delapan
Dan pendidikan lingkungan hidup
Ecological Youth Environment Source
Siswa peduli lingkungan hidup
Cermin insan khalifah Fil-ardhi





Berdasarkan
Al-Qur'an surat Ar-Rum 40-41




READ MORE - Mars Pendidikan Lingkungan Hidup SMAN 8 Pekanbaru

Senin, 25 April 2011

SMAN 8 Pekanbaru Miliki Warung 3R dan Safety Belt Pohon

Laporan FEDLI AZIZ, Pekanbaru
fedli-aziz@riapos.com

Jauh sebelum program Adiwiyata ada, SMAN 8 Pekanbaru memang sudah terkenal dengan suasana rindangnya. Malah ada yang berseloroh bahwa SMAN 8 adalah sekolah dalam hutan. Lingkungannya yang asri itulah yang mengantarkan SMAN 8 sebagai salah satu penerima penghargaan Adiwiyata dari Kementerian Lingkungan Hidup sejak 2009. Dan kini pada 2011 SMAN 8 kembali dicalonkan sebagai penerima Adiwiyata.

‘’Ini sudah masuk tahun ketiga program Adiwiyata SMAN 8. Pada 23 Februari akan ada penilaian dari Kementerian Lingkungan Hidup, mengenai administrasinya kami sudah siap,’’ ujar penanggung jawab program Adiwiyata SMAN 8 Pekanbaru Nurafni MPd, Kamis (3/2).

Ia mengatakan, semua program dan penyusunan laporan yang akan dinilai sesuai dengan buku panduan yang dikeluarkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup. Selama dua tahun belakangan ini, SMAN 8 telah menjalankan program Adiwiyata di sekolah. Mulai dari visi dan misi sekolah yang sudah menggambarkan tentang kepedulian lingkungan. Dalam kurikulum juga ada pelajaran monoliktik dan dalam pelajaran lain, program Adiwiyata ini terintegrasikan. Tidak ketinggalan pada hari-hari lingkungan hidup, seperti Hari Satu Juta Pohon, SMAN 8 mengadakan lomba-lomba yang bertema lingkungan hidup. Seperti lomba puisi, pidato, menggambar untuk anak-anak SD, painting wall, membuat poster. Semua kegiatan dilaksanakan oleh sekolah untuk menjalankan program Adiwiyata.

Bahkan para siswa juga terlihat sudah matang soal wawasan lingkungan, pada 22 April tahun lalu, Hari Bumi se-Dunia, para siswa SMAN 8 memberikan sosialisasi ke SMPN 13. Semua kegiatan mendapat dukungan penuh dari Kepala SMAN 8 Drs H Nurfaisal MPd.

‘’Setiap ekstrakulikuler kita menyisipkan kegiatan berbasis lingkungan, seperti Japanese Club yang pernah membuat nama-nama tong sampah organik dan anorganik menggunakan bahasa Jepang,’’ terang Nurfaisal. Menurutnya, banyak program yang telah dijalankan sesuai dengan panduan yang disediakan untuk sekolah peraih Adiwiyata, seperti mendaur ulang kertas bekas, memanfaatkan daun gugur yang banyak terdapat di sekolah untuk dijadikan kompos.

‘’Dedaunan diolah oleh siswa untuk dimanfaatkan, bahkan sebagian dijual kepada orangtua siswa,’’ terang Nurafni. Selain itu siswa juga memanfaatkan kulit singkong untuk dijadikan kertas. Walaupun SMAN 8 sudah seperti hutan namun penanaman bibit pohon terus dilanjutkan. Buktinya saat program Pekanbaru Clean, Green, and Fruitful (CGaF) digelar, sekolah ini tetap mengajukan bibit untuk ditanam di lingkungan sekolah. Tidak hanya itu, jika ditelusuri lebih dalam maka di sekolah ini akan ditemukan tandun air yang digunakan untuk menampung air hujan. Air ini dimanfaatkan oleh sekolah untuk menyiram tumbuhan dan berbagai keperluan.

‘’Kami juga membuat safety belt pohon untuk memanfaatkan air pohon agar tidak jatuh percuma ke tanah,’’ kata Nurahfni lagi. Melihat program-proga itu berjalan maka tak heran jika para siswa SMAN 8 baru-baru ini dipercaya untuk mensosialisasikan tentang Biopori ke beberapa SMP. ‘’Kita juga punya warung 3R (Reuse, Reduce and Recycle). Selain itu siswa juga diimbau agar dapat mengumpulkan kantong-kantong deterjen atau botol-botol minuman bekas yang ada di rumah untuk dimanfaatkan dengan dijadikan produk kerajinan. Tak ketinggalan, SMAN 8 juga membuat program rutin untuk menjaga kebersihan sekolah yang memiliki luas 4,3 hektare itu. Program yang melibatkan seluruh warga sekolah yang dijadwal dua kali dalam satu bulan. Program itu disebut Sabtu Bersih. Dengan berbagai program di atas, Nurafni sebagai salah seorang yang bertanggung jawab pada program Adiwiyata di sekolahnya, berharap sekolah-sekolah di luar Adiwiyata juga ikut menjaga lingkungan.

‘’Untuk menjaga lingkungan tempat hidup kita, tidak cukup hanya digerakkan oleh pihak tertentu saja, namun perlu dukungan semuanya. Jadi kami berharap selain sekolah-sekolah peraih Adwiyata, sekolah-sekolah lain juga bersama-sama melaksanakan program peduli lingkungan ini,’’ jelasnya.(*7/yls)

Read more: http://riaupos.co.id/news/2011/02/sman-8-pekanbaru-miliki-warung-3r-dan-safety-belt-pohon/#ixzz1KUxFnhS7
READ MORE - SMAN 8 Pekanbaru Miliki Warung 3R dan Safety Belt Pohon

Senin, 14 Maret 2011

Mudahnya Mengolah Kertas dari Kulit Singkong

PEKANBARU, TRIBUNPEKANBARU.COM - Mengolah kertas dari kulit singkong ternyata cukup sederhana. Hal ini sudah dibuktikan oleh tim Ecologycal Youth Environment Source (EYES) SMAN 8 Pekanbaru ketika Tribun berkunjung ke sekolah itu, Jumat (4/2).

Kulit singkong yang sudah di cuci mereka blender bersama lem. "Lem ini untuk merekatkan bahannya," kata ketua EYES, Hilmy Mahfuzra ketika ditanyai Tribun. Setelah halus, bubur kulit singkong itu lalu dicetak di atas kain hero yang telah dilengkapi screen dan rakel.

Bubur yang diletakkan di atas kain dikeringkan dengan sinar matahari. Setelah kering, barulah dicabut dari kain dan kertas sudah dapat digunakan. Jika cuaca cerah, pengolahan kertas menggunakan kulit singkong tersebut biasanya hanya membutuhkan waktu satu hingga dua jam saja. Cara yang sama juga dilakukan untuk bahan baku limbah kertas.

Kertas produksi siswa SMAN 8 tersebut bisa dikatakan sangat ramah lingkungan. Karena bahan baku utamanya adalah limbah. Untuk mewarnai kertas pun, siswa menggunakan bahan alami. Misalnya, menggunakan kunyit untuk warna kuning dan pandan agar warna kertas menjadi hijau. (*)

Editor : sesri
READ MORE - Mudahnya Mengolah Kertas dari Kulit Singkong