Minggu, 24 April 2016

Sunatan Massal Yayasan Alumni 4968

Yayasan Alumni 4968 kembali mengadakan kegiatan bakti sosial kepada masyarakat melalui kegiatan sunatan massal yang bertajuk Sunathon 4968 (Sunat Marathon). Marathon dalam hal ini dimaksudkan berkelanjutan di setiap minggu khususnya selama liburan sekolah. Sunatan massal ini dilakukan oleh dokter-dokter dari alumni 4968 sendiri yang menggunakan peralatan dan metode SUNATHRONE KLAMP sebuah metode penyunatan atau khitanan tanpa menggunakan jahitan. Metode ini mirip dengan metode klamp lainnya dengan beberapa inovasi yang lebih memudahkan pelaksanaan dan kenyamanan bagi pesunat.

Sunathrone Clamp : Sunathrone adalah metode sunat dengan kaedah terkini yang ditemukan oleh Dr Mohammad Tasron Surat, dokter kelahiran Malaysia. Keistimewaan Sunathrone ini adalah kerana praktis dan proses penyembuhannya lebih cepat. Alat khitan sekali pakai ini akan tertanggal sendiri, serta tidak memerlukan perawatan khusus. Setelah khitan dapat langsung memakai celana dan beraktifitas tanpa rasa sakit.

Ali’s Clamp : Alat ini mirip dengan Smart Klamp, hanya saja tabung klem-nya didesain miring dengan pertimbangan agar mengikuti kontur glans penis.


READ MORE - Sunatan Massal Yayasan Alumni 4968

Kamis, 30 Agustus 2012

Halal Bihalal Alumni 4968 - Biru Dongker

Halal Bihalal Alumni 4968 - Biru Dongker
SMPP 49 - SMAN 6 - SMUN 6 - SMUN 8 - SMAN 8
PEKANBARU - RIAU
DIUNDUR

KONTAK PERSON :
Basthian 081275715466
READ MORE - Halal Bihalal Alumni 4968 - Biru Dongker

Selasa, 07 Agustus 2012

SMAN 8 Pekanbaru Rebut Hadiah Utama DCR 2012

Tiga wakil SMAN 8 Pekanbaru yang mengikuti Darmasiswa Chevron Riau (DCR), berhasil menyabet hadiah utama mengalahkan peserta lainnya dari seluruh Riau. Ketiga wakil SMAN 8 Pekanbaru itu adalah Aulia Widyaputra (15 tahun), Mahdiah Aulia, T Rizki Fahril Mukti. Tepuk tangan seketika membahana memenuhi auditorium Rumbai Country Club (RCC), Selasa (3/4/12).

Peringkat kedua diraih lima siswa yaitu Tengku Ahmad Madya P (SMA Plus Riau, Pekanbaru), Nodia Adillah Syukri (SMAN 1 Dumai, Dumai), Rizky Amalia (SMAN 1 Bagan Sinembah, Rokan Hilir), Edli Arrafi (SMAS Cendana Mandau, Bengkalis) dan Marfuah Lubis (SMAN Binsus Dumai, Dumai).

Sedangkan peringkat ketiga diraih oleh tujuh siswa yaitu Nelson Silaen (SMAN 2 Mandau, Bengkalis), Teguh Deo Prambudi (SMAN 1 Pasir Penyu, Indragiri Hulu), Atika Rahayu (SMAN 4 Siak, Siak), Alfina Hadiarti D (SMAN 1 Tembilahan Hulu, Inhil), Oci Kurniadi (SMAN 1 Bukit Batu, Bengkalis), Fitriani (SMAN 1 Bangkinang, Kampar) dan Risna Ilin Dasopang (SMAN 2 Ujungbatu, Rokan Hulu).

Aulia Widyaputra saat diberikan kesempatan mengucapkan sepatah kata, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada PT CPI sebagai penyedia beasiswa. Ia ingin kuliah di ITB untuk meraih cita-citanya sebagai insinyur.

“Dengan ilmu sebagai insinyur, saya ingin membantu banyak orang agar dapat hidup lebih baik,” katanya dalam Bahasa Inggris.

Menurut Aulia, sebagai peraih hadiah utama DCR 2012, ia tidak saja mendapatkan uang pendidikan sebesar Rp15 juta/tahun selama empat tahun, namun lebih dari itu, juga mendapatkan banyak pengalaman, ilmu dan 60 teman baru yang selama ini sangat asing baginya.

Presiden Direktur PT CPI Abdul Hamid Batubara, dalam sambutannya mengaku sangat bangga dengan para utusan dari berbagai sekolah di Riau yang ikut dalam program DCR ini.

“Program ini kami buat untuk membina, mengembangkan dan berkontribusi kepada generasi muda bangsa. Kita ingin anak-anak bangsa ini punya mimpi dan kita akan ambil bagian dalam upaya mewujudkan mimpi itu,” katanya.

Abdul Hamid sempat meneteskan air mata saat menceritakan kisah salah satu pemenang utama DCR 2011 Sri Mulyanti (dari SMAN1 Pekanbaru), yang kini telah berhasil masuk ke Fakultas Kedokteran Universitas Andalas.

“Sri Mulyanti adalah mutiara yang kita selamatkan,” katanya dengan suara bergetar. Perlu dicatat, Sri Mulyanti berasal dari keluarga sederhana. Kedua orangtuanya bekerja sebagai pemulung di Pekanbaru.

Saat digelar videoconference dengan Sri Mulyanti yang berada di Padang, Abdul Hamid bersama Gubernur Riau diwakili Asisten 1 Bidang Pemerintahan Feizal Qomar Karim, berdialog dengan Sri yang membuat seluruh hadirin sangat antusias mengikuti.

Sri mengucapkan terima kasih pada PT CPI yang telah sangat membantunya mewujudkan cita-cita menjadi seorang dokter. Ia mengaku sangat antusias mengikuti pelajaran di kampusnya. Sri juga berkesempatan memberikan semangat dan motivasi pada adik-adiknya penerima DCR 2012.

Suasana haru seketika menyelimuti auditorium RCC saat Sri ‘dipertemukan’ dengan kedua orangtuanya, melalui videoconference itu. Sri yang tak menyangka, langsung menangis dan seluruh hadirin seolah turut merasakan keharuan gadis itu.

Sementara itu Gubernur Riau diwakili Asisten I Feizal Qomar Karim, berharap PT CPI berpartisipasi lebih banyak lagi untuk dunia pendidikan di Riau dan menjalin kemitraan dengan pemerintah. Pasalnya, walaupun di satu sisi prestasi siswa Riau cukup baik di tingkat nasional, namun masih ada sekitar 32 persen anak usia SMA yang tidak sekolah. ***

Sumber :
http://fitrimayanidanpemikirannya.blogspot.com/2012/04/tiga-siswa-sman-8-pekanbaru-rebut.html
READ MORE - SMAN 8 Pekanbaru Rebut Hadiah Utama DCR 2012

Pendaftaran Siswa Baru SMAN 8 Pekanbaru

PEKANBARU- SMA Negeri 8 Pekanbaru membuka penerimaan siswa baru (PSB) tahun ajaran 2012/2013. Pendaftaran dibuka selama sepekan, 24–31 Januari 2012.

Wakil Kepala Bidang Humas SMAN 8 Pekanbaru, Nurhafni MPd, Rabu (18/1), menjelaskan persyaratan PSB Rintisan Sekolah Menengah Atas (SMA) Berstandar Internasional (BI) SMA Negeri 8 Pekanbaru, antara lain calon siswa harus berstatus sebagai siswa kelas IX SLTP (SMP/MTs) yang berada di wilayah Kota Pekanbaru maupun di luar Pekanbaru yang dinyatakan dari surat keterangan dari kepala sekolah; memiliki prestasi akademik peringkat pertama sampai sepuluh yang dinyatakan dengan nilai rapor; nilai rapor SMP atau MTs kelas VII sampai dengan VIII (semester 1 dan 2) dan kelas IX (hanya semester 1) untuk mata pelajaran matematika, IPA, IPS, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris rata-rata minimal 7,5; tidak pernah tinggal kelas, dan setiap calon peserta mengisi/melengkapi semua persyaratan yang telah dilampirkan ke sekolah masing-masing.

“Khusus calon peserta yang memiliki prestasi di tingkat Nasional bidang akademik Olimpiade Sains Nasional (OSN Tingkat Nasional) dapat diterima langsung, dan wajib mengikuti psikotes,” katanya.

“Daya tampung PSB SMAN 8 tahun ajaran 2012/2013 ini yang ditetapkan melalui rapat bersama 280 orang. Bagi peserta, semua berkas dimasukkan ke dalam map berwarna merah untuk calon peserta PSB laki-laki, dan map berwarna biru untuk calon peserta perempuan,” katanya.

“Berkas pendaftaran yang telah lengkap, secara kolektif dikirim oleh pihak sekolah secara langsung, tanpa pos kepada panitia di SMA Negeri 8 Pekanbaru, Jalan Abdul Muis Nomor 14,” tambahnya.(dodi putra)

http://www.riaupos.co/berita.php?act=full&id=8349&kat=1
READ MORE - Pendaftaran Siswa Baru SMAN 8 Pekanbaru